Monday, January 23, 2017

menyusun anggaran budget resepsi pernikahan


Halooo para bride to be yang ternyata banyak juga yang nyasar di blog ini, apa kabar? Semoga senantiasa sehat dan kuat demi menyongsong hari pernikahan. Ahahaha.. Dari postingan-postingan saya tentang persiapan pernikahan, ternyata banyaak banget yang nanya soal "berapa budget total yang dikeluarkan?" Awalnya terus terang saya suka males jawab. Ga tau ya, kalau ditanya angka kok kayanya awkward, it's just too personal. Dan lagi kalau udah menyangkut angka kok kayanya sensitif ya? Kalo dianggap terlalu kecil, ya alhamdulillah sih, ga perlu boros, kan? Kalo dianggap tinggi banget, nanti disangka pamer. Aku serba salah.. 

Tapi kemudian saya mikir lagi, kayanya saya bakal seneng banget kalo saya lagi jadi bride to be dan dapet bocoran mengenai kisaran budget biaya resepsi pernikahan. Yahh.. minimal kalau punya rencana menikah tahun depan, udah bisa ancer-ancer dapet gambaran harus nabung atau punya uang berapa. Harus makan di warteg tiap hari atau bisa 3x seminggu aja? Udah harus puasa senin-kamis atau gimana? Masih bisa travelling atau cukup nonton film india di rumah aja? Eh itu mah saya sih.. Hahaha.. So i've decided, silakan tanya anything that related to cost and budget, i am now an open book. 😀 

Jadi begini... Budget untuk menyelenggarakan resepsi pernikahan tentunya berbeda-beda, tergantung spek yang kita mau. 

(((SPEK))) dikata beli barang elektronik. 

*abaikan* 

First thing to do ketika menentukan budget resepsi adalah: tentukan berapa jumlah tamu yang akan diundang. Ini akan berpengaruh ke venue, porsi makanan, dan souvenir. In my case, saya mengundang 500 tamu, yang berarti kalau dianggap perhitungan kasar satu orang tamu akan membawa pasangan 1 orang, yang datang kurang lebih adalah 1.000 orang. Karena saya takut kehabisan makanan maka saya memesan 1.200 porsi makanan. Selanjutnya saya akan bedah per item dari mulai item yang paling memakan banyak biaya. 

Oke, lanjut. Setelah menentukan jumlah tamu, maka saya mulai hunting lokasi venue, yang dapat menampung jumlah tamu yang saya undang. Saya memilih Taman Hutan Raya Djuanda. Harga sewa Tahura Djuanda selama 1 hari full (dari pagi sampai sore) adalah Rp. 14.000.000,- sudah termasuk biaya kebersihan dan keamanan. 

Kelemahannya gelar resepsi di Tahura apa? Selain faktor cuaca yang memang itu mah harus dihadapi oleh orang yang mau bikin acara di outdoor, kelemahan lainnya adalah PARKIRNYA YANG CHAOS. Sebenarnyaaa nih ya.. area parkir di Tahura itu cukup kok untuk undangan segitu banyak. Jadi akses masuk kendaraan di Tahura terbagi menjadi dua bagian, pintu utama dan pintu dua. Pintu dua, karena akses kendaraannya bisa langsung nyampe ke venue, maka memang dikhususkan hanya untuk VIP, keluarga pengantin, manula dan difable. Kalau lewat pintu utama memang kita harus jalan dulu sedikit untuk sampai ke venue. 

Tetapi... karena Tahura masih dibuka untuk umum, mobil-mobil undangan yang datang semua diarahkan ke pintu dua oleh oknum pengelola parkir. Mereka pinginnya yang parkir ya turis/pengunjung umum aja, bukan undangan, karena kalau undangan memang ga perlu bayar tiket masuk, kalau turis ya tetap bayar. Akibatnya, kendaraan para tamu tumpah ruah di pintu dua. Ini juga mengakibatkan macet total hampir ga bergerak di akses menuju Tahura karena kendaraan antre ke pintu dua. Ditambah lagi, area parkir di pintu dua memang lebih kecil dari pada pintu utama. Jadi situasinya bener-bener chaos. Sebel, ya? YHA! 

Solusinya bagaimana? Lesson learned dari pengalaman saya kemarin, yang pertama adalah harus ada pihak internal (panitia/keluarga) yang ikut ngatur area parkiran. Yang kedua, jangan lupa juga untuk bikin VIP sign untuk kendaraan yang boleh masuk melalui pintu dua. 

The Venue. Taman Hutan Raya Djuanda. 
Masih ada space buat anak kecil lari-lari tanpa harus nubruk orang 
Space untuk duduk lumayan mumpuni 

Next, adalah catering. Saya memesan makanan sebanyak 1.200 porsi di Putri Ayu Catering. Konon owner Putri Ayu Catering dulunya adalah salah satu pegawai di DXXXXY Catering (yang sangat terkenal di Bandung). Bosan jadi pegawai, dia akhirnya memilih membuka usaha catering sendiri. Karena dia baru memulai usahanya, makanya harganya masih terbilang murah, dibanding catering sejenis. Makanannya pun cukup enak dan memuaskan. Harganya Rp. 57.000,- per porsi. Dengan makanan prasmanan/buffet (saya lupa itemnya apa aja) dan enam atau tujuh jenis stall/booth. Pelayannya juga cukup sigap untuk membersihkan piring-piring kotor bekas tamu undangan. Minusnya sih cuma satu, kalo buat saya, dekornya kurang sesuai sama yang saya mau.  

Karena saya mendapat brosur Putri Ayu Catering di pameran pernikahan di PUSDAI, saya dapat cash back Rp. 2.000.000,- lumayan. Hihi. Lalu, karena saya kurang suka dengan properti dekor Putri Ayu Catering, maka dekornya hanya dipakai di area makanan saja. Untuk pelaminan, entry gate, area akad dll saya pakai vendor dekor lain. Total yang harus saya bayar adalah Rp. 68.400.000,- nah, harga segitu itu seharusnya sudah include dengan dekor all area dan mobil pengantin. Nah, lalu saya coba nawar lagi, karena saya kan ga pake dekor dari dia. Akhirnya saya didiskon lagi, tapi saya lupa berapa, kalau ga salah 5 atau 4 juta. Anggep aja 5 juta ya, total yang harus saya bayar adalah Rp. 61.400.000,- 

Untuk dekor saya pakai Spechelle Decoration. Saya sebenarnya suka banget sama propertinya. Rustic banget. Tapi jujurnya saya kurang puas dengan servicenya. Photo booth yang saya mau diganti dengan photo booth lain. Lalu kursi tiffany yang saya request warna coklat, diganti dengan putih. Saya baru cek maghrib menjelang malam h minus 1 ketika tim dekor lagi loading ke Tahura. Bete luar biasa, tapi ya sudah lah, ya. Kebetulan juga owner Spechelle saat itu menangani dua wedding. Acara saya dan satu acara lagi di Bumi Samami. Mungkin dia terlalu sibuk dan jadi ada beberapa hal yang missed di acara saya. 

Untuk dekor karena saya juga request tambahan 60 buah kursi tiffany, maka saya dikenakan harga sebesar Rp. 31.000.000,- harga segitu sudah termasuk dekorasi pelaminan, taman pelaminan, gate pintu, meja penerima tamu, kotak angpau, entrance area, area akad, photo gallery, photo booth di dua titik, janur, dan sitting area. 


Dekorasi by Spechelle Decoration
dan warna kursi yang tidak sesuai request :( 
Next, dokumentasi. Seperti yang sudah saya bahas di sini, saya memilih Hieros Photography untuk acara pernikahan saya. So far, saya puas sih dengan hasil fotonya, hanya saja saya merasa photographernya kurang improve. Tadinya saya pingin ada sesi foto berdua suami di tengah-tengah hutan dikelilingi pohon-pohon. Saya juga mau sesi foto keluarga dan bridesmaid nya itu bukan di pelaminan tapi di tengah hutan. Tapi entah mungkin koordinasi waktu juga yang membuat rencana-rencana itu ga ada yang berhasil dilakukan. Cuma andaikan sajaaa kalau fotografernya lebih inisiatif untuk 'menggiring' objek foto supaya konsep foto yang saya mau bisa dilakukan. Untuk Hieros saya dikenakan harga Rp. 13.000.000,- untuk dokumentasi foto dan video. 


ga mau foto di pelaminan pliss, maunya di tengah hutan #kekeuh 
Souvenir dan undangan saya menghabiskan budget sekitar Rp. 8.850.000,- Untuk souvenir saya memilih cangkir enamel dari Lucklig dengan harga satuannya Rp. 9.500,- dan saya memesan sebanyak 600 buah. Untuk undangan saya memesan di Ika Arizona dengan total harga Rp. 3.150.000,- untuk 500 buah undangan cetak. 


Undangan by Ika Arizona
Hmm apa lagi ya? Make up artist. Saya memilih Aas Riyanti seperti yang sudah saya jelaskan di sini. karena saya cuma ambil paket untuk pengantin dan orang tua, saya dikenakan harga Rp. 8.000.000,- oh ya harga segitu udah termasuk dengan buket bunga dan melati buat pengantin pria ya. Tapi buket bunganya ya standar abis gitu, deh, ga bisa request macem-macem. Kalo saya sih pilih yang gratisan tentunya ahahaha...  

Baju pengantin? Nah ini juga lumayan. Saya sudah jelaskan juga di sini kenapa saya akhirnya memilih bikin daripada beli. Total yang saya habiskan untuk membeli kain dan menjahit adalah sekitar Rp. 8.000.000,- mahal? Ntar dulu, tahu apa yang saya dapat? 1 kebaya modern untuk akad, 1 gaun modern untuk resepsi, 1 set jas, rompi, celana dan kemeja untuk pengantin pria, dan suami saya nambah juga bikin 1 jas dan 1 kemeja buat dia ngantor. -___- Gimana? Banyak kan dapetnya? Hehehe... 

Nah untuk acara akad, saya juga bikin sendiri beskapnya. Saya menemukan penjahit beskap kenamaan yang murah meriah tapi jahitannya cucoook. Namanya Pak Widodo, workshopnya di Slipi, Jakarta Barat. Pak Widodo ini udah jadi langganan salon-salon atau sanggar yang bikin baju pengantin. Kalo kita sewa beskap pengantin di sanggar/salon, kemarin saya dapat harga Rp. 1.000.000. Di Pak Widodo, ongkos jahitnya cuma Rp. 375.000,- sudah dapat satu set, beskap, celana, rompi dalaman, kopiah dan selopnya. Hihihi. Tapi bahannya memang kita harus beli sendiri. 

Total yang saya keluarkan untuk beskap adalah Rp. 4.000.000 karena saya ambisius pengen semuanya pake beskap biru tua (pengantin, orang tua pengantin dan pagar bagus). Hahaha. total saya membuat 8 beskap untuk keluarga. Kalau butuh kontak Pak Widodo bisa PM ya. Lalu.. saya juga jahit gaun modern untuk keluarga inti perempuan. Warna navy blue dengan ornamen pink. Untuk biaya jahit dan bahan untuk dress perempuan ini sekitar Rp. 4.000.000 juga. 


Jadi.. berikut rinciannya: 
1. Sewa venue: Rp. 14.000.000
2. Catering 1.200 porsi: Rp. 61.400.000
3. Dekorasi: Rp. 31.000.000
4. Souvenir dan Undangan: Rp 8.850.000
5. Make Up Artist: Rp. 8.000.000 
6. Baju Pengantin dan Jas: Rp. 8.000.000
7. Baju keluarga perempuan Rp. 4.000.000
8. Beskap: Rp. 4.000.000

Total pengeluaran : Rp. 139.250.000

Nah pengeluaran di atas itu kategorinya sebenarnya in general atau umum lah, ya. Ada beberapa budget yang fleksibel dan optional juga yang bisa ada atau tidak plus beberapa budget printilan yang meskinya biayanya engga terlalu besar, tapi harus tetap disiapkan. Misalnya..

1. Band/hiburan. Kalau saya sendiri karena punya keluarga yang bergelut di bidang permusikan jadi ya mayan, lah, bisa menghemat budget. 
2. Lalu juga budget untuk akomodasi keluarga, jika keluarganya dari luar kota. Coba cek di airbnb untuk cari rumah yang bisa disewa harian, harganya bisa jauh lebih murah daripada nginap di hotel. 
3. Jangan lupakan juga cost untuk fee MC dan penghulu. Kalau nikah di KUA sih gratis, tapi kalo penghulunya dateng ke venue, itu ada biaya transportnya. Kalau ga salah sekitar Rp. 700.000.- 
4. Cost optional lainnya adalah genset. Karena acara saya di Tahura, saya juga harus bawa genset untuk menambah supply listrik. Sewa genset ini harganya bervariasi. Tapi kalo saya sendiri, alhamdulillah saya dapat gratisan karena pinjem genset punya kantor ibu saya. 
5. Upacara adat. Karena sifatnya engga ada dalam rukun nikah hehe.. upacara adat emang engga wajib. Tapi for some people, ada upacara adat itu cukup penting. Nah, ini juga perlu diperhitungan costnya berapa kalau mau pake upacara adat. 
6. Pawang hujan. Ini sangat sangat optional. Dari awal saya engga mau pake pawang hujan, tapi ternyata ibu saya sewa pawang hujan, meski pun ga ngaruh sih, tetep hujan gerimis gitu :)) Oh ya harga pawan hujan yang ibu saya hire kemarin itu Rp. 1.000.000 
7. Seserahan. Ini juga fleksibel, sesuai kebutuhan saja.
8. Seragam untuk bridesmaid dan keluarga, jika dibutuhkan.  
9. Oh and last tapi justru yang paling penting: MAHAR. 

Memang sih mahar itu ditanggung oleh pihak laki-laki, tapi kamu dan pasangan jangan sampai lupa memasukan cost untuk membeli mahar supaya pasangan kita juga udah punya bayangan untuk berapa besar pengeluaran yang harus dianggarkan. Besarnya mahar gimana? Udah pernah juga saya bahas di sini.  Intinya sih, tentu yang tidak memberatkan pasangan, karena sebaik-baiknya perempuan itu ya yang maharnya ringan. Tapi ringan itu relatif ya gengsss.. ringan itu sifatnya fleksibel mengacu ke kondisi keuangan pasangan kamu. Kalau pasangan kamu horang kayah ya, you do the math, laah. :)) 

Jangan malu-malu ketika menentukan besaran mahar ya. Ini tuh nafkah pertama dari suami, lho. Instead of saying, "Berapa aja deh, sayaaang..." lebih baik tanya balik, "Kamu sanggupnya berapa?". Filosofinya kira-kira semacam, in case suami kamu nantinya ga bisa memberikan nafkah, mahar ini yang bisa jadi pegangan untuk biaya hidup. Kalau saya sendiri sih karena saya sifatnya lebih suka sesuatu yang bisa dijual dengan harga lebih tinggi realistis, maka saya memilih logam mulia dalam bentuk emas batangan dengan sertifikat Antam. Tadinya pilihannya antara logam mulia atau uang dollar, tapi kalau uang dollar kok kesannya gue matre banget ya. Bahahaha.. logam mulia lebih bagus dalam segi estetika, sih. Kebanyakan perempuan sih maharnya perhiasan, semacam kalung, gelang atau anting. Tapi kalau saya pribadi engga suka pakai perhiasan, suka gatel-gatel gitu.😰 

Well.. intinya sih, it's your choice. Choose what's really suits you well. 


Mahar dari suami
my bridesmaid
my other bridesmaid. banyak yaa :))

So there you go, dana yang saya keluarkan untuk menyelenggarakan resepsi pernikahan. Semoga bisa bermanfaat untuk kalian yang pusing cari trik untuk menghemat dana, atau mungkin yang emang pingin buang-buang duit :))) in a meantime, baca juga ini, tulisan bagus dari Vice.com tentang pernikahan. Selamat berpusing-pusing bride to be... pokoknya ingatlah, ketika sedang pusing mengurus persiapan resepsi pernikahan, at least kalian engga akan lagi pusing ketika ditanya.. kapan kawin, mbak? oh and feel free to answer, "Insya Allah bulan depan nikah, tapi kamu juga engga diundang, kok. " BHAIYYY... 

*** 

24 comments:

  1. Waaa.. Mbak Galuh.. makasih banyak ya Mbak.. makin kebantu dengan postingan Mbak yang sekarang ini..
    maaf ya kalau kami para bride to be ini ganggu kenyamanan Mbak Galuh..
    hehehehhe..
    sekali lagi makasih banyak loh Mbak..
    semoga Mbak dan Keluarga selalu dikasih kebahagiaan.. aamiin..

    tetep menginspirasi orang banyak ya Mbak.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahahaa ga terganggu kok, emang suka nulis juga, jadi seneng-seneng aja nulis report hasil persiapan kemarin :D terima kasih sudah mampir yaaaa

      Delete
  2. kereeeeen kaaaa ngebantu banget yg lg pusing-pusing thankyouu

    ReplyDelete
  3. keren kaaaaaaa, thankyou banget udah bantuin yang lagi pusing pusiing

    ReplyDelete
  4. Haloo kak galuuh..
    Boleh tahu 1.200 porsi itu rinciannya buffet berapa porsi, gubukan berapa porsi? Lalu 500 undangan itu undangan cetak saja apa sudah termasuk undangan digital via sosial media? Kalau belum termasuk,undangan digitalnya ke berapa orang ya kak?
    Maaf ya kak banyak nanya soalnya aku juga lagi hitung2 undangan dan catering..takut kurang T.T
    Makasi banyak kak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi aku undangannya untuk 500 undangan tapi pesan makanannya 1200 porsi ya. :)

      Delete
  5. Teh Galuh, boleh minta kontak pak widodo dan vendor jahit gaunnya? Makasi sebelumnya...

    ReplyDelete
  6. Halooo bantu jawab yaaa. Kalau soal undangan itu rasanya udah mba Galuh jelasin deh, ada juga rinciannya di postingan sebelumnya. Coba cek lg aja postingan mba Galuh di blog ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe makasih Chika uda bantu jawab 😀

      Delete
  7. Hai teh galuh, aku puteri bisa minta kontak pak widodo untuk tukang jait beskap nya? Thanks teh galuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo ini ya :D
      pak widodo beskap
      +62 813 81319058
      +62819 32268458
      +62 857 16562228

      Delete
  8. Hai teh Galuh, salam kenal.. boleh tau gak teh jaitin gaun resepsinya dmn? ikutan juga minta kontak pak Widodo, kalo gak keberatan email ke jejaklabirin@gmail.com. Nuhun ya teh..

    ReplyDelete
  9. assalamulaikum, teh galuh..
    nuhun untuk tulisannya, aku merasa sangat terbantu di tengah kepanikan ini hehe..

    punten pisan, teh...boleh minta kontak vendor yg jahit gaun? email aku ditakirana.dita@gmail.com . hatur nuhun teh :)

    ReplyDelete
  10. Halo, Mba Galuh. Salam kenal, aku Imel. Kebetulan sedang mencari penjahit untuk beskap nih. Aku boleh minta kontak Pak Widodo Mba? ke melissapermatasari@gmail.com :)

    Terima kasih sebelumnya, Mba Galuh :)

    ReplyDelete
  11. Hallo teh, boleh minta contact nya pak widodo? makasih yaa.. ini email saya enrika.rahayu@gmail.com

    ReplyDelete
  12. bantu jawab

    pak widodo beskap
    +62 813 81319058
    +62819 32268458
    +62 857 16562228

    ReplyDelete
  13. Mbak baju pengantinnya bagus.., boleh tau penjahitnya dmn?
    Untuk semua seragamnya..
    Gaun, jas, dress keluarga dan beskapnya?

    Emailku
    aghniya.haniefah@gmail.com

    ReplyDelete
  14. Galuhhh,, penjahit pak Widodo di Slipi itu dimana.. pm kontak plis andranisa.diastari@gmail.com

    ReplyDelete
  15. Hallo mbak aku juga mau dong kontak yg jait gaun resepsinya, bisa ke fantiagustin07@gmail.com mbak? Makasi banyaaaakk

    ReplyDelete