Thursday, September 1, 2016

bagaimana cara mendaftar untuk mendaki gunung kinabalu?



Tahun 2013 saya pernah terpaku melihat gallery photo seorang teman di laman facebook. Lanskap gunung berbatu dengan kontur dan bentuk peak yang sangat khas. Gunung Kinabalu. Yeps. Sejak saat itu, saya bermimpi pingin menginjakan kaki ke sana. 

Tapi ya, mimpi aja. 
Karena apa? 
Karena mahal. 
Haha. 


Meskipun saya kayanya termasuk avid mountaineer, tapi terus terang aja, saya selalu merasa sayang kalau harus merelakan sekian banyak rupiah hanya untuk naik gunung di Malaysia. Maksudnya, plis deh, masih banyak kok gunung yang saya bisa daki di Indonesia dengan pengeluaran yang jauh lebih sedikit. Misalnya ke Rantemario... bisa dua kali balikan malah. Eh tapi ini different case kalo soal Himalaya sih, ya. Haha. Double standard.

Karena Kinabalu letaknya itu di Sabah, Malaysia, otomatis segala permit, tarif, rate akomodasi akan mengacu ke harga pendaki asing alias non-Malay. Ini nih, yang bikin mahal. Kan KZL. Ngomong-ngomong, dulu kenapa sih Sabah ga diambil aja jadi wilayah Indonesia? Udah dempetan begitu. Huh..

Anyway...

But then i got married. Apakah ada justifikasi yang lebih benar dari alasan "Sayang.. kita honeymoon yokkk ke Kinabalu. Ntar kalau udah nikah pasti susah deh mau pergi ngedaki ke gunung yang jauh-jauh. Apalagi kalau udah punya anak, waah repot. Jadi sekarang lah waktu yang benar-benar tepat untuk ke Kinabalu. Namanya honeymoon, seumur idup sekali, boleh laah yaa agak hambur-hamburin duit dikit, dikiitt aja. Gimana capcus kita?" Singkat cerita, si sayang bilang oke dan aku rasanya seperti terbang ke langit ke tujuh. :D

Oke, kayanya gw mulai kebanyakan mukadimah..

Lantas, bagaimana langkah pertama untuk mendaki gunung Kinabalu?

Awalnya saya berniat ikut open trip ke Kinabalu yang dibuka sama orang Indonesia. Harga per pax nya IDR8.000.000,- belum sama tiket pesawat. Pricey, yes? Tapi (untungnya) kuotanya udah full dan saya di-to-lak. Akhirnya saya puter otak dan cari info gimana cara daftar buat dapetin slot pendakian sendiri. Ternyata oh ternyata, caranya gampang bangeet dan jauh lebih murah! 

Ok. First step! Booking slot pendakian dulu, sist! (sekaligus browsing tiket murah) atau sebaliknya!

Buat saya yang ga punya banyak pilihan (baca: buruh berstatus cuti terbatas), yang saya lakukan pertama kali adalah booking slot pendakian melalui jasa operator Taman Nasional Kinabalu. Apalagi tanggal yang saya mau udah masuk ke peak season, yakni tepat tanggal 17 Agustus 2016. Amsyong kan kalo udah beli tiket murah, ehh.. permitnya ga dapet atau cuti saya ga diapprove. Setelah slot pendakian sudah saya kantongi, baru deh saya berburu tiket murah di tanggal tersebut.

Tips. Tiket paling murah sudah pasti dari Airasia dengan rute direct Cengkareng CGK - Kinabalu BKI, apalagi kalau ada tiket promo. Tapi... sayangnya rute itu ga setiap hari ada, kalau ga salah sih hanya ada Selasa, Kamis dan Sabtu. Saya berangkat Senin dan pulang Sabtu, opsi termurah adalah pergi pake Lion Air ke Kuala Lumpur, lalu nyambung KL - BKI pake Airasia. Pulangnya baru, deh, naik Airasia langsung ke Jakarta. Oh ya, dari sekian banyak mesin pencari tiket online, saya akhirnya membeli via Airpaz.com, lumayan banget, harganya lebih murah hampir IDR500.000 dari skyscanner.com yang selama ini saya gadang-gadang sebagai mesin pencari tiket termurah andalan saya. 

Ok. Kembali ke Kinabalu.

Jadi, sejak tahun 2015, Kinabalu hanya dibuka untuk maksimal 100 pendaki setiap harinya. Lebih dari itu? Silakan daki keesokan harinya, itu pun kalau ada masih kuota. Di Taman Nasional Kinabalu memang tidak diperbolehkan camping, jadi ga ada tuh ceritanya kemping ceria sambil curhatan depan api unggun. Semua pendaki harus beristirahat di resthouse atau lodge yang tersebar di ketinggian 3.272 mdpl. Dulu sebelum gempa, katanya sih ada lebih banyak lodge dan bisa menampung sampai 200 pendaki, tapi karena banyak yang hancur, alhasil sekarang maksimal permit pendakian hanya dikeluarkan untuk 100 orang per harinya karena lodge di atas tidak mampu menampung lebih dari 100 pendaki.

Meskipun costnya jadi mahal, manajamen taman nasional semacam ini sebenarnya bagus, terutama menyangkut keselamatan pendaki. Setiap pendaki yang naik harus lapor di tiap shelter dengan memperlihatkan ID khusus yang akan diberikan sebelum kita mendaki. Jadi ketahuan deh kalo ada yang ilang atau tersesat, si anu naik kapan, sampe di shelter anu jam sekian, terakhir lapor di shelter anu jam sekian. Kalo di taman nasional Indonesia kan, kalo ada yang hilang bisa baru seminggu kemudian dicarinya, itu pun kalo keluarga/temennya ada yang lapor. -___- 

Dari semua operator yang bisa memberikan permit pendakian, setelah saya amati, yang paling murah masih dipegang oleh Sutera Sanctuary Lodge karena memang pemegang izin resmi pengelola Taman Nasional Kinabalu ya si Sutera ini, jasa operator yang lain pun sebenarnya akan meneruskan izin permit ke Sutera, hanya saja mereka kasarnya sudah punya "jatah" kuota yang bisa mereka jual lagi dengan harga jauh lebih mahal gitu, deh, yaa kurang lebih sistem kerjanya mirip calo, lah, hehe, walaupun dengan harga yang demikian tinggi, tapi sebenarnya mereka juga akan memberikan fasilitas yang wah juga, kok, jadi ga rugi-rugi amat sih..

Saya sempat browsing dan email-emailan dengan tiga operator. Yang pertama Sutera, yang kedua Amazing Borneo, dan yang ketiga Jungle Jack. Yang termahal adalah Amazing Borneo, dan disusul oleh Jungle Jack. Nah, perlu dipahami juga, jadi ada beberapa item yang harus kita bayar melalui operator pendakian Sutera secara terpisah (ada yang harus ditransfer/payment via credit card sejak kita pertama booking melalui email dan ada juga yang dibayar setelah kita tiba di Kinabalu).

Item-itemnya, yakni sbb:

1. Permit pendakian
2. Akomodasi (penginapan dan makanan)
3. Transportasi dari tempat pendaftaran pendakian Taman Nasional Kinabalu ke Timpohon Gate (Gerbang paling awal yang akan kita lewati ketika mendaki, jaraknya mayan jauh seusss... sekitar 10 menit perjalanan naik mobil hahaha)
4. Mountain guide
5. Porter (jika dibutuhkan)
6. Locker (jika dibutuhkan)


Tarif per Agustus 2016 

Nah, di operator non Sutera, biasanya mereka akan langsung bundle semua item-item di atas jadi satu paket. Terakhir saya email Amazing Borneo, untuk paket 3 hari 2 malam yang saya mau itu harganya MYR2.220 per person (IDR7.260.000 dengan rate MYR1 = IDR3.300) karena saya mau private room. Yaah.. namanya juga honeymoon kan ya.. takut suami saya ngamuk kalo diajak nginep di dormitory bersama-sama dengan puluhan pendaki lainnya ahahaha... Bayangin, hampir 15 juta sendiri belom sama tiket pesawat dan kebutuhan lain selama di sana. Fiuhh..

Di Jungle Jack, harganya sedikit lebih murah dari Amazing Borneo, tapi perlu diteliti juga, paket yang ditawarkan kadang belum termasuk transportasi atau akomodasi di malam pertama sebelum pendakian. Jika kita memesan via Sutera, untuk paket 3 hari 2 malam otomatis kita akan mendapat akomodasi di dalam komplek Taman Nasional Kinabalu, ga perlu pusing lagi mikirin transport naik apa ke office Taman Nasional Kinabalu, karena transport di sana luarrrrr biasaaaa sulitnya.

Notes: Public transportation hanya ada Public Bus (yang bentuknya lebih menyerupai elf -____-) lewatnya? kadang sejam sekali, kadang dua jam sekali, bisa juga baru nunggu pinggir jalan udah lewat, tergantung amal ibadah banget pokoknya sist! Sekali naik kita harus membayar MYR5 atausekitar IDR17.000,- Nah, kalau kamu termasuk yang apes dan kurang amal kaya saya kemarin, saya sempat "diperes" naik taksi gelap dengan tarif hampir IDR330.000,- cuma untuk jarak 5km sajaaah. #pahit 


Akhirnya saya memutuskan untuk booking slot pendakian via Sutera. Hasil browsing-browsing, saya banyak membaca pendaki yang kesulitan untuk menghubungi Sutera, bisa ditebak dari tampilan websitenya yang jadul dan sering banget under construction. Tapi alhamdulillah, ketika saya hubungi mereka fast response banget. Saya hanya mengirim email permintaan slot pendakian pada tanggal yang saya mau ke reservations@suterasanctuarylodges.com.my dan langsung dibalas oleh Fareeza, admin Sutera yang ramah, informatif dan mau menjelaskan sampai ke detail-detailnya meskipun saya bawel banget nanya melulu di email. 

Enaknya lagi kalau booking slot pendakian lewat Sutera kita sudah pasti akan ditempatkan di resthouse Laban Rata di ketinggian 3.272 mdpl. Jadi di atas itu ada beberapa resthouse, tapi makanan hanya disajikan di Laban Rata kepunyaan Sutera, jadi kalau kamu ga nginep di Laban Rata agak repot harus jalan dulu ke Laban Rata cuma untuk makan. 

Total waktu pendakian sebenarnya hanya 2 hari, tapi saya tetap memesan paket yang 3 hari 2 malam karena saya udah males lagi mikir mau nginep dimana h-1 pendakian. Lagipula saya pergi tepat 1 hari setelah wedding day, masih kebayang deh pegel dan capeknya, makanya saya pengen benger-bener istirahat yang nyaman sebelum pendakian. Jadi di hari pertama saya sudah bisa menginap di Kinabalu Park. Oh ya, kalau kamu mau berhemat sebenarnya bisa banget, ambil aja paket yang 2 hari 1 malam dan menginap di luar area Kinabalu Park. Banyak kok, meskipun nantinya harus agak usaha jalan dikit, tapi harganya bisa beda sejuta dua juta. Hehe.. Nah, untuk paket 3 hari 2 malam yang saya ambil, total yang harus saya bayar adalah...eng ing eng... 

Surat cinta dari Fareeza 

Yaa.. kurang lebih sekitar IDR7.900.000,- untuk berdua udah dengan fasilitas private heated room di Kinabalu Park. Kalau di Laban Rata nya sih tetep shared room satu kamar isi 4 orang. Tapi harga IDR7.900.000,- itu belum include sama: 

1. Fee mountain guide sebesar MYR230 
2. Kinabalu Park Entrance Fee MYR30 for 2 persons 
3. Climbing permit MYR400 for 2 persons (kalo warga Malay cuma MYR50 tiba-tiba pengen jadi sodaraan ama Upin Ipin ga sih?) 
4. Climbing insurance MYR14 for 2 persons
5. Transportation to Timpohon MYR51 
6. Locker MYR12 

Total? MYR737 atau sekitar IDR2.500.000,- 
Grand total sama akomodasi jadi sekitar IDR10.500.000,- berdua. Kalau ga ambil private room, bisa ditekan sampai IDR7.000.000,- berdua. Masih mau lebih murah? Ya ambil penginepan backpacker di luar area Kinabalu Park, bisa dapet IDR3.000.000,- per orangnya untuk paket full pendakian. Murah, kan? Yang jelas masih jauh lebih murah dibanding Amazing Borneo yang ngasih harga IDR15.000.000 berdua. 

Harga mountain guide itu juga sebenarnya bisa sharing patungan sama pendaki lain. Tapi berhubung saya kemaren ga sempat bergaul kenalan sana-sini cari pendaki yang mau barengan (yes, we spent most of our times in our private heated room, secara.... if you know what i mean LOL) saya baru nongol paginya di office Kinabalu Park dan langsung bayar mountain guide. 

Terus gimana kesan-kesannya setelah mendaki Kinabalu dan menginjakan kaki di Low's Peak? Uhmm.. aduh bos saya lewat. Bersambung ke postingan berikutnya yesss... ciao and thanks for reading! :D

***

19 comments:

  1. Ini diaaaa postingan yang ditunggu-tunggu Kak. Ahahaha. XD

    *izin copy terus print*

    ReplyDelete
  2. still waiting story about 'the wedding' niih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehee iyaa belum sempat posting, soon yaa, thanks for reading :)

      Delete
  3. setelah hilir mudik mencari, akhirnya ku menemukan blog yg mengupas segalanya yaampun senaaang. semoga saya bisa dapat yg 3jt berdua wkwk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiinn 😆 Kamu kesananya bareng orang malay aja, jd ratenya bisa dapet rate penduduk malaysia, jadi engga rate WNA 😃

      Delete
  4. Mbak, waktu saat booking slot pendakian via sutera....apa ada surat/dokumen yang harus dilampirkan (attachment)? Misal paspor saja atau mungkin paspor dengan surat yang lain juga?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, nanti kita harus isi form lalu dikirim via email beserta copy passport kita :)

      Delete
  5. Kok foto skrinsutnya blur ya mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya, baru nyadar, saya update lg nanti deh 😅

      Delete
  6. Oww yg 7900k/2 orang itu cuma akomodasi makan sama tidur doang dan harus payment via cc? Kalo yg lain2nya 2500k itu bayarnya langsung disananya?

    ReplyDelete
  7. Saya udah email ke ssl dan udah di bales sama adminya. Dan ternyata untuk rate 2017 udah naik semua :( yg package kaya kak galuh 3d2n lodges/private room jadi RM 1468/org dan yg dormitory jd RM 1209/org.
    Kalo yg 2D1N yg non heated dormitory jadi RM978. Kalo fee lain2 yg harus dibayar on arrival disana overall masih sama. Yg naik cuma paket pendakianya aja.
    Itu semua buat rate internasional ya. FYI aja buat yg mau ke kinabalu dan baca blog ini

    ReplyDelete
  8. tujuan naik gunung itu mendekatkan diri ke alam , naik gunung kok gk boleh camping ,istirahat ada penginapan ,kinabalu itu di peruntukkan buat pendaki pemula sekelas anak sd ,sekalian aja sewa helikopter turun di puncak wkwkkw

    ReplyDelete
  9. tujuan naik gunung itu mendekatkan diri ke alam , naik gunung kok gk boleh camping ,istirahat ada penginapan ,kinabalu itu di peruntukkan buat pendaki pemula sekelas anak sd ,sekalian aja sewa helikopter turun di puncak wkwkkw

    ReplyDelete
  10. tujuan naik gunung itu mendekatkan diri ke alam , naik gunung kok gk boleh camping ,istirahat ada penginapan ,kinabalu itu di peruntukkan buat pendaki pemula sekelas anak sd ,sekalian aja sewa helikopter turun di puncak wkwkkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. sewot amat mas, ya suka-suka mereka laah, pengelolanya mereka. hehehe

      Delete