Tuesday, February 22, 2011

Tour de Tapanuli

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

I went to Tapanuli on August 2010, that time im not really in the mood for taking pics and exploring. I went with my broken hearted. Ahahahahaa.. Actually i will always remember this trip as my unfortunate trip and shit really happened in my life but now im so ready to forget about everything, that's why i decided to post this trip. :p Yeah yeaaah i know... LAME.

Image and video hosting by TinyPic


Image and video hosting by TinyPic

Photo on the right is my great-grandfather's grave. So.. whoever said i look like 'mualaf', well im sorry to dissapoint you dear friends.. hehehe..

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

This one is super interesting, jalur darat lintas Sumatera. Horrible, huh? Jangan berani-berani lewat sini kalau malam ya, banyak rampok batak. Hahahaa...

Image and video hosting by TinyPic

and also this one. Jalur darat Tarutung-Sibolga. Biasa disebut batu lubang.
Super scarryyyyy!

Image and video hosting by TinyPic

See? Kiri tebing, kanan jurang. Gotta drive super slow motion buddy..

We drove along from Medan, Parapat, Pahae, Sibolga, Poncan Gadang, Padang Sidimpuan, Tarutung, Tomok, Pulo Samosir then back to Medan for the whole one week. Super exhausted, even though im not driving, we have so many relatives that needs to be visited. Pheww..

Image and video hosting by TinyPic

the girl with the mickey mouse red stripe shirt, yups that's me.




Thursday, February 17, 2011

Something About 'Nenah'

Ini cerita tentang Bi Nenah. Pembantu yang sudah hampir 4 tahun ini kerja di rumah saya. Membereskan rumah, memasak, sampai kadang saya suka meminta dia membantu saya mengepak barang dagangan. Semua bisa dia kerjakan... dan selalu memuaskan. Rumah selalu rapih, masakan dia pun lebih enak dari buatan Ibu saya, dan dia jujur. Itu point utamanya.

Mulai dari kalung emas Ibu saya yang tak sengaja terjatuh di lantai kamar sampai uang receh yang tertinggal di saku celana jeans saya yang hendak dicuci olehnya, semua dia kembalikan, utuh. Tidak kurang seratus perak pun. Bagi keluarga saya, mendapat pembantu yang jujur sama rasanya seperti mendapatkan 'jackpot' miliaran rupiah. Maklum saja, keluarga saya hampir semuanya bisa dikatakan 'jorok'.

Menaruh uang sembarang bukan hal aneh. Uang seratus ribu berlembar-lembar dengan cueknya ditaruh saja di ruang tengah oleh Bapak saya. Dompet saya juga seringnya bergelatakan di mana-mana. Ada tukang koran menagih uang, Ibu saya keluar membawa dompetnya, lalu.. taruh saja entah dimana itu dompet. Yaah.. beginilah keadaan rumah saya. Pembantu yang berniat menguras habis harta benda kami pastinya akan sangat mudah. Untung saja Bi Nenah orangnya jujur..

Bukan hanya dalam uang saja. Bi Nenah ini orangnya juga cerdas dan tahu betul barang-barang yang mahal atau cukup berharga. Setiap saya pergi meninggalkan kamar dengan laptop, kamera dan lensa yang berserakan di penjuru kamar, ketika saya pulang, dia akan membereskan kamar saya dan menaruh barang-barang itu di tempat-tempat yang tidak bisa dilihat orang asing yang masuk ke kamar saya. Cerdas, ya? Dia akan hati-hati sekali ketika membereskan gitar saya dan menaruhnya perlahan-lahan. Melihat lemari orang tua saya yang lupa tidak dikunci dia akan berinsiatif menguncinya dan segera mengingatkan orang tua saya.

Sekitar tiga bulan yang lalu, jari telunjuk Bi Nenah kemasukan serat kayu. Kalau orang sunda menyebutnya "kasura". Lalu dia mengorek jarinya sendiri dengan jarum yang dibakar terlebih dahulu. Katanya sih, serat kayunya sudah keluar. Tapi tak lama kemudian jarinya bernanah dan membengkak. Merasa penyakitnya ringan saja dan tidak akan berakibat fatal, Bi Nenah diam saja. Tidak mengeluh atau bercerita ke siapa-siapa.

Kami pun tidak ada yang tahu soal jari telunjuk Bi Nenah ini. Sampai tiga hari yang lalu, dia mengeluh panas dingin dan jari telunjuknya tahu-tahu sudah menghitam dan berlumur nanah, Ibu saya langsung membawa dia ke dokter. Kaget sekali kami sewaktu dokter mengatakan, jari telunjuk Bi Nenah sudah membusuk dan harus dipotong, sel-sel dan syaraf di telunjuknya sudah tidak berfungsi lagi dan harus segera dioperasi.

Dang!
Keluarga Bi Nenah saat itu langsung heboh. Mereka mendatangi Ibu saya dan meminta maaf karena telah merepotkan Ibu saya, lalu mereka membicarakan soal biaya operasi yang cukup lumayan. Ibu saya menyanggupi untuk membayar biaya operasi, dan mereka terus-terusan mengatakan terima kasih dan berdoa untuk Ibu saya, "sing kagentosan ku gusti Allah ya bu.."

Saat itu saya cuma diam saja. Mereka sibuk berdoa dan mengucapkan terima kasih buat Ibu saya, lalu apa kabarnya Bi Nenah? She's the one who's gonna loose her forefinger. Arent we supposed to pray for her? Lalu saya lihat muka Bi Nenah. Wow. Sorry but i really gotta say this one. WOW. She looks OKAY. Calm and fatefully.

Satu jari diamputasi. What would you do if you were her?
Here i made a list, of what forefinger can do.
1. Untuk memarahi orang..
2. atau untuk menunjukan arah.
3. Akan sulit sekali bermain gitar atau piano
4. Akan sulit sekali memencet tombol telepon genggam
5. Memencet tombol kamera
6. Memencet tombol bel pintu rumah
7. atau.. menggunakan mouse komputer.
8. mengetik 10 jari?
9. You cant count to 10 with your fingers!
10. ?? See??

I made this list on 3 minutes, i couldve make it longer in 10 minutes. But that'll be a loongg list!! Kok dia bisa terlihat tenang-tenang saja ya?

Now here's something i learnt today. Whatever your shit is, that's just shit, friend! There are people who struggling for life, braver than we are.

Bi Nenah tak punya uang sebanyak itu untuk operasi, yang dia pikirkan di kepalanya dan keluarganya adalah, bagaimana caranya sembuh dan mendapat uang untuk operasi. Masalah hilang telunjuk atau tidak itu urusan belakang. Ada point yang lebih dipikirkan, ada point yang lebih penting. She's really brave. Untuk urusan cengeng dan melankoli, tidak ada jatahnya untuk Bi Nenah.

At some point, saya berpikir, orang-orang seperti ini Bi Nenah ini lebih punya nyali menghadapi hidup daripada kita. Betapa manja dan lembeknya orang-orang seperti saya yang menangis cuma gara-gara diputuskan oleh pacar lalu galau berlama-lama. Mendadak bad mood dan frustasi ketika thesis diam di tempat.

OH, THIS IS LIFE, LIVE IT!

Sometimes, you dont need Mahatma Gandhi, or Monroe or.. even Mother Theresa to inspire your life, you just need to look closer to all the people around you. Look closer and you'll see, life is a shit but they live happily.

I want to be strong just like her.
Dia.. yang mungkin ga tahu thesis itu apa.
Yang kuliah saja tidak pernah.
Dia yang pekerjaanya hanya membereskan rumah setiap hari.
She, that never been to school.
Turns out that she's smarter and more logical than me in facing life.

Ok. Tuhan, Saya malu sekali hari ini..

Tuesday, February 15, 2011

Life is One Long Insane Trip


Bak rentetan drama, lakon-lakon terus ditampilkan, dengan aktor-aktor yang dimunculkan entah sebagai kambing hitam maupun sebagai sosok pahlawan.
Saya melihatnya di televisi, di surat kabar, di berbagai media. Mereka mengaung-gaungkan keadilan, dan pada akhirnya ternyata tidak lebih dari sekedar kekuasaan.
Bahwa ternyata otak manusia bisa sedemikian cerdasnya merangkai peristiwa dan menjadikannya skenario di dalam dunia nyata.

People are like shit.
And yes... life we are living now, it is a one long insane trip.

....

Sunday, February 6, 2011

Just Draft


via prettysmilesilhoutte

An old friend suddenly contact me through blackberry messenger. He was asking about my work, my photograph, my store, my job. He was asking me a lot of questions, that out of the blue, i just dont know how to answer it. No.. i really dont.

What was happened to me? Then i open my laptop and browse my old photo-work, my old blog, then i realize, these days ive been spending my time for nothing. My productivity has been down to ZERO. Yup ZERO. What am i doing?

Thesis? Not really. Then what?

I used to be a workaholic, i love my job, i love capturing people, i love learning, i love selling clothes online, i love shoes and stuff. What is wrong with me?

Everyday i woke up, then sitting down in front of my laptop, smoking, playing my guitar, singing then.. what? Ok. I go to gym, almost everyday. To the library, working on my thesis, then hanging out with my friends. Then go home. Wow. Im no longer interested in make some money and i really dont know why.

Bored. Yes. Im bored.
and i think i might need a new life.
I’m just stuck, its quick sand and I just don’t have the energy to pull myself out.

Should i runaway? Well.. Lets.

Thursday, February 3, 2011

Trip Series : Pulau Pramuka



Walaupun tidak terlalu puas dengan Pulau Tidung, (click here) yang bisa dibilang satu lokasi dengan Pulau Pramuka, sebelum malam pergantian tahun baru kemarin akhirnya saya memaksakan diri juga untuk melihat yang namanya Pulau Pramuka. Hehe.. Masih dengan meeting point ; Pelabuhan Muara Angke yang baunya bukan kepalang, kami berangkat pagi-pagi sekitar pukul 07.00 Saat itu laut Jawa rupanya sedang tidak tenang. Estimasi waktu yang diperkirakan hanya sekitar tiga jam, molor setengah jam. Ombaknya sangat besar dan hampir saja saya mabuk laut. Goyangannya sungguh aduhay..


Keunggulan Pulau Pramuka adalah akses akomodasi yang sudah banyak ditawarkan melalui internet. Salah satunya adalah www.pulauseribu.net saya pun memesan melalui situs tersebut. Ada beberapa pilihan penginapan juga catering yang bisa disesuaikan dengan budget. Harganya cukup murah meriah, mereka juga menawarkan beberapa paket tour atau kalau kamu berniat untuk mengatur sendiri itenerary untuk hopping island juga bisa menyewa kapal sendiri melalui situs tersebut.

Kami menginap selama 2 malam di Dolphin Homestay, please aware of my notes. Kalau dulu di Pulau Tidung kami kehilangan jemuran, di Dolphin Homestay kami kehilangan blackberry. Entah bagaimana caranya, yang jelas, blackberry salah satu teman kami yang sedang di charge di ruang tamu homestay mendadak lenyap ketika dia bangun keesokan harinya. Kami mencurigai ada orang yang membuka jendela atau bisa jadi yang empunya homestay yang membuka dengan kunci cadangan. Yaah.. wallahualam.. sekedar tips, kalau kamu menginap di homestay yang memiliki ruang tamu, bawalah semua barang berharga ke dalam kamar. Jangan pernah tinggalkan di ruang tamu, walaupun homestay dalam keadaan terkunci. :(


Malam kedua kami menginap di Pulau Pramuka adalah final AFF Indonesia melawan Malaysia. Kami memutuskan untuk menonton final di Karamba, salah satu restoran di tengah laut yang menjual seafood. Makanannya cukup enak dan mereka menyediakan big screen LCD TV, lumayan daripada menonton di homestay. Oh ya, Karamba Resto ini menyediakan fasilitas antar-jemput dan juga.. visa accepted. Hehe..

Tips : Kalau kamu memesan penginapan melalui website, perhatikan jumlah orang yang bisa muat di dalamnya. Ketika mereka bilang satu kamar cukup untuk enam orang, itu bohong.. hehe.. kenyataannya mungkin hanya dua kasur single yang dijadikan satu. Satu kasur extra dapat dipesan seharga Rp. 20.000 - 25.000/ malam.

Selamat berlibur :)

Romantis/Romantic

Everyone has a different version of what is romantic. I know this post might sound cheesy, but i think i wanna share it cause i think romantic is more than just a bouquet of flower, expensive dinner or even saying i love you. As for me, i think romantic comes from a simple thing that you could barely see. Here are my list ;

1. Covering my lower back.
This was something that made me fall in love with my ex. Haha.. You know the situation, kalau kamu memakai baju terlalu pendek, lalu punggung bawahmu terlihat. Pertama kali kami pergi bersama, dia mendadak menutupi punggung saya yang tanpa sengaja terlihat. :)
Its not much, its not expensive, but to me.. it was something.

2. Mad when im wearing a short pants.
Iam an athlete, who frequently wear shorts. Im not trying to be sexy, its just something that i like to wear the most coz its comfortable. Well.. my-ex always got upset to me when im wearing short while im not in the field or doing hockey. He hates it so much, when im going to the mall or cafe or playing around and my thighs was like everywhere. Haha.. I really think its cute. Even tho i get mad at him when he's upset and we always argue, but deep down inside, I really think its romantic. Well.. woman are complicated huh? Haha..

3. Ruggedly told me to pray.
I like the sentence. "Udah sholat kamu? Cepat sholat dulu!!". --> i think this is the most romantic sentence ever, its totally ten times beter than 'i love you'...

4. Taking care of my bag.
When i was shopping and he brought my bag. or... when I forgot to zip up my bag and then he abruptly closed it all of sudden. He keeps an eye for a small things about me.

5. When he saw dirt on my face and then he suddenly clean it without my permission. Oh wow.. :)

6. When he asked me to not come home late at night.
Or even mad about it, cause he's so worried about me. Or when i spent too much time playing aroung or when i spent my money on something that is not important. Sounds like my dad, but im just loving it..

7. Well... let me think about it, but sure it'll be a long list. Hehehe..

So, what's your version of romantic?

Kiss on the forehead is my personal favorite. :)

Sunday, January 30, 2011

Im Moving

Not permanently moving, but hey i love tumblr. Haha..
hit me at www.galuhsitompul.tumblr.com.

See you later blogger. :)

Wednesday, January 19, 2011

Happiness

Sometimes people come into your life and do a complete 180 on you.
And for a while you just get used to it. but what do you do when its gone…
You live. listen to music, shop, drink, smoke, WHATEVER you do to make you happy.
Some people may not agree with it but, its your choice its what you do and its what, ultimately is going to make you happy..

Dont hate on whoever broke your heart, or left you in the cold. tell them thank you , thank you for showing me what SETTLING looks like, thank you for showing me that its OKAY to say good bye, thank you for showing me what i need… happiness. and then you forgive, i forgive you for flipping everything around.. and i forgive you for changing me to someone people barely recognize… because now im back and im ready.

I’m ready to be happy.

Friday, January 14, 2011

Choose The Life (i) Want


Choice.
It's all about freedom--the freedom to pick one thing over another.
Are you choosing what you want from life?

1. To finish my education. I think i had enough school in my entire life. My parents are really gonna put me in school until im 40 i guess. And please.. let me be free mom.. I do love school, but somehow, i just wanna be an employee. Is that stupid?

2. To stop wasting my life away. Im 26 years old now. I feel like im wasting my time a lot lately.

3. To be happy in love - and get married. Further request :
Marry a man that is a true and old fashioned. I once was with the guy I am with now, but not anymore. I need to find the right guy for me. Which is, why the hell it is really hard for me? Syit.

4. To be able to help animal. Whether it be working with animals or just helping campaigns.

5. Be financially independent

Mari kita tutup post ini dengan sama-sama mengucapkan. Alhamdulillah. Amien...


Wednesday, January 12, 2011

Chapter One


“Maybe it’s not always about trying to fix something broken.
Maybe it’s about starting over and creating something better.”

Thursday, January 6, 2011

Can i just be a robot?

This the most uncomfortable feelings ever.

I can't wait to get out of this town..

Tuesday, January 4, 2011

Today

... is weird.

I know im walking but how come my feet can barely touch the ground.
I could have been easier on you
I could have been all you held onto
But I can’t take all your jabs and taunts
You’re pointing out my every fault
And you wonder why I walked away?

When you tell me I’m a wreck
You say that I’m a mess
How could you expect anything less?

Still I see you standing there
Waiting ‘round for me to fall
Boy you must be crazy
Still believing you and me belong
I guess you never knew me at all.

Blah!

Wednesday, December 1, 2010

OH MY GOD! OH MY GOD! OH MY GOD!

How are you gonna call these shoes? AWESOME!




When I first spotted these Sanita clogs, I was instantly attracted to their vibrant colours and retro styling. Was trying to make on my own, but i dont think the material would fit in.

Anyone stay in US? I need you to take these shoes from 6pm dot com. Please? :'(

Saturday, November 20, 2010

Phuket Photo Series

in greyscale.

entering bangla road

gigantic head



Khai Island



Maya in Between


the bishop



How to Stay Alive in Thailand


(in Phuket) to be exact, for 6 days with less than IDR 2.000.000,-

Well that'd be easy. Here's my itinerary and budget circuit description.
Hope it'll be useful for 'on budget' traveler. :D



DAY 1
We depart from Bandung, so we're taking Primajasa Service bus to Cengkareng airport. Tiba sekitar pukul 09.00,- dan pesawat take off pada pukul 11.20 WIB. Perjalanan memakan waktu sekitar 2 jam 30 menit. Tiba di bandara internasional Phuket sekitar pukul 15.00,- WIB. Waktu Indonesia dan Phuket tidak ada perbedaan. Sesampainya di bandara ada banyak sekali rak-rak berisi promo tour dan peta Phuket, silahkan ambil, all for free. Juga ada sales girl yang membagikan sim card lokal gratis, hanya saja pulsanya hanya sekitar 50 Bath, kalau habis, pulsa tambahan bisa dibeli dengan mudah di Family Mart atau 7 Eleven. Harganya terbilang lebih murah dibandingkan bila kita menggunakan pulsa Indonesia.

Keluar dari bandara, kita akan disambut oleh puluhan 'calo' yang menawarkan jasa mini bus/taksi untuk menuju hotel. Satu-satunya taksi yang bisa dipercaya adalah TAXI METER, tapi ini sedikit sekali, taksinya berwarna kuning, dan ini adalah satu-satunya taxi yang menggunakan argo di Phuket. Kalau kamu berangkat bersama rombongan lebih dari lima orang, saya sarankan untuk menyewa mini van saja. Mini van ini bisa memuat delapan orang, dan per orangnya dikenai charge 150 THB atau sekitar IDR. 45.000,- . The cheapest one is taking a bus, per orangnya hanya dikenai charge 30THB, tapii.. mencari bus di airport ini layaknya mencari bis Damri di Indonesia, lama dan untung-untungan, well.. may the luck be with you. :D

Selain menawarkan jasa angkutan, juga akan banyak sekali calo yang menawarkan tour ke phi phi Island dan tur-tur sejenis lainnya, just say no to them, they selling the tour in overprice. Make sure you will not regret it. Setelah mendapat kendaraan, kalau kamu menggunakan taksi atau minivan, mereka akan berhenti di salah satu rumah yang menawarkan tour juga, again, just say no! Tell them that you have already booked and paid your tour package on the internet or at the hotel.

Kami menginap selama dua hari di daerah Kata. Daerah Kata ini lumayan sepi dan pantainya sangat bersih. Cocok untuk pasangan yang sedang honeymoon. Hotel yang kami pesan Aloha Residence sudah dipesan jauh-jauh hari sebelumnya. Sesampainya di hotel sekitar pukul 16.30,- perjalanan dari airport ke Kata memakan waktu sekitar 60 menit. Setelah check in dan membongkar koper, kami menghabiskan waktu hingga matahari terbenam di pantai Kata. Entah faktor cuaca atau memang kami datang dari daerah yang sangat panas :p , berenang di pantai Kata kami malah menggigil kedinginan. Hihihi.. setelah puas menikmati sunset kami kembali hotel. Aloha residence cukup cozy dan bersih, makanannya enak dan murah, free breakfast dari hotel pun cukup memuaskan. Letak hotel ini hanya sekitar berjalan kaki lima menit dari pantai Kata.


me and friends enjoying the jacuzi at Aloha

Tips : Pesan hotel sebelum berangkat melalui internet via booking.com atau agoda.com. Mereka sering menawarkan diskon-diskon dan promo-promo yang cukup menghemat kantong. Saya memesan via booking.com dan mendapat hotel bersih dan bagus untuk dua hari dengan harga THB 1.700 untuk dua orang/2 malam.

DAY 2
Kami memutuskan untuk menjelajahi daerah Kata yang cukup berdekatan dengan Big Buddha, Wat Chalong dan juga Cape Promthep, sunset view point di Phuket. Kami menyewa motor seharga 200 THB atau sekitar IDR 60.000,- tidak termasuk bensin, dengan jaminan menaruh pasport di tempat penyewaan motor. Motor yang disewakan rata-rata motor matic dan keluaran baru. Jangan lupa memakai helm. Polisi tidak akan rewel bertanya SIM pada turis, tapi kalau kamu tidak memakai helm, siap-siap saja ditilang polisi.

turis asing yang kena tilang

Tujuan pertama kami adalah Big Buddha. Menuju kesini ternyata cukup jauh dan jalannya mendaki, sebelum naik kesini jangan lupa mengisi bensin dulu karena di daerah Big Buddha saya tidak menemukan pom bensin sama sekali. Perjalanan sebenarnya bisa memakan waktu 30 menit saja dari Aloha Residence, tapi karena kami sempat tersasar :p perjalanan menjadi memakan waktu 45 menit.


Big Buddha yang disebut-sebut ternyata memang SUPER BIG.
Couldnt imagine if an earthquake happened and the buddha overthrown, super scarry!


Dengan membayar 100 THB kita bisa menulis di batu marmer berukuran 10x10cm, bahan terluar dr Big Buddha, katanya sih bisa mengabulkan permohonan. Atau bisa juga di batu marmer yang berukuran lebih besar, dibanderol 150 THB.

Dalam perjalanan pulang dari Big Buddha, kami menemukan tempat makan murah meriah, all you can eat hanya 30 THB saja! Haha.. Yang punya restoran ini ternyata baru pulang dari Dubai dan dalam rangka mempromosikan restorannya, dia mematok harga 30 THB saja untuk semua makanan. Hati-hati banyak makanan mengandung babi ya. :D



Selesai dari makan siang murah meriah, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Pantai Nai Harn. Perjalanan sekitar 20 menit dari Big Buddha. Pantai Nai Harn ini lebih sepi dari Pantai Kata. Disisinya adalah tebing-tebing tinggi dari batu yang membuat pantai ini berbeda dari pantai-pantai lainnya. Sayangnya ketika kami tiba disini, cuaca mulai mendung dan gerimis, alhasil ketika kami sedang berenang di pantai Nai Harn, banyak sekali ubur-ubur bermunculan. :(


me and my friend at Nai Harn Beach

Dari pantai Nai Harn kami melanjutkan perjalanan ke Promthep Cape. Konon, ini adalah sunset view point paling indah di Phuket. Mengapa saya sebut 'konon'? Karena as i said earlier, cuacanya mendung, sehingga kami tak kebagian sunset hari itu. :'( Untungnya ada menara mercusuar sekaligus museum di Cape Promthep, akhirnya kami memutuskan untuk berjalan-jalan ke museum.

Posing at Cape Promthep


SHOES OFF - tidak boleh pakai sepatu ya kalau mau masuk mercusuar. :D

DAY 3
Hari ini kami check out dari Aloha Residence dan pindah ke daerah Patong, daerah yang lebih ramai dan sangat terkenal dengan night life-nya. Semacam Kuta atau Legian di Bali. Di Patong kami menginap di Sea Blue Guesthouse, backpacker dormitory yang murah meriah :D Permalam seorang dikenai charge IDR 45.000,- saja. Bersih dan letaknya dekat sekali dengan Bangla Road. Well just for the record, one of my friend found a bug bed in Sea Blue, but i dont have any problem with mine. It all was just look so clean to me and i slept save and sound. :p

Hari ketiga setelah check in di Sea Blue, kami berjalan-jalan di Jungcyelon Mall lalu menuju Bangla Road sembari mencari-cari tour Phi-phi paling murah. Sempat bete luar biasa karena di Sea Blue sang resepsionis yang menawarkan paket tur Phi phi menyatakan bahwa besok tidak speed boat maupun cruise yang berangkat ke Phi Phi karena faktor cuaca. WTF. Untungnya saya pantang menyerah, akhirnya kami memutuskan untuk mencari tour agency lain di sepanjang jalan Bangla Road. Lucky me, begitu keluar dari Sea Blue, tidak sampai tiga menit jalan kaki ada satu buah kios yang menawarkan paket tour dan dia menyediakan satu buah speed boat yang berangkat ke Phi Phi esok hari. Even luckier, i got the cheapest price for the tour! Dari ancer-ancer 1300 THB, kami mendapat 1000 THB untuk paket ke Phi-phi dengan speed boat. Untung saya jago nawar. Hehehe..

Tips : Pilih paket tour Phi-phi dengan menggunakan speed boat. Pilihannya normalnya ada cruise (kapal besar) atau speed boat (kapal kecil), dengan speed boat, estimasi waktu lebih cepat dan kapal dapat merapat ke Maya Bay, sementara bila kita naik cruise, kapal tidak dapat merapat ke Maya Bay, sehingga kita hanya bisa melihat-lihat dari kejauhan saja. Semua paket tour (cruise/speed boat) sudah termasuk penjemputan pulang-pergi ke hotel tempat kita menginap, makan siang buffet all you can eat dan snorkle gear.

DAY 4
Its Phi-phi tour day! Disambut dengan hujan deras sepanjang malam hingga pukul 09.00 pagi. we're actuallly lowering our expectation to see Maya Bay. Ternyata tepat pukul 07.30 penjemput dari tour datang menjemput kami ke hotel. Sempat kelabakan karena kami belum siap, akhirnya tepat pukul 08.00 kami sudah berada dalam mobil jemputan travel menuju pool travel. Sampai disana kami berkumpul dengan peserta yang lain, sebagian turis Dubai (arabian), turis bule (looks like european) dan cina. Sekitar pukul 9 tiba-tiba saja hujan berhenti dan Alhamdullilah cuaca cerah, how i love sunshine :D Kami langsung menuju speed boat dan bergerak to our first destination, MAYA BAY! Woohoo!



Pantai paling bagus di Phuket (in my opinion) pasirnya sangat lembut dan airnya sangat bening.
Never seen one in Indo.


Setelah Maya Bay, destinasi selanjutnya adalah Viking Cave, dunno what so great about this place. Hanya goa di pinggir laut yang dijadikan sarang burung walet, maybe cause ive seen a lot in Indo, there's nothing much special. Setelah Viking Cave kapal bergerak lagi menuju Monkey Island. Again, this place looks like Pantai Pasir Putih Pangandaraan, so.. im not interested. :p

Dalam perjalanan menuju monkey Island, kapal kami sempat berhenti di satu spot snorkeling dan kami turun dari kapal. Sayangnya saat itu arusnya sangat kencang sehingga snorkeling pun tidak nyaman, selain itu, entah apa yang ada di pikiran orang Thailand menjadikan spot itu sebagai salah satu 'snorkeling spot' cause i see NOTHING but rocks. Just rocks. No coral. Banyak ikan, tapi ya hanya ikan saja. Tidak ada terumbu karang yang bagus untuk dilihat. Total dissapointment. Well they might have beautiful beaches and gorgeous white sandy, but in coral department, i guess nothing beats Indonesia.


see? just fish.

Perjalanan dilanjutkan kembali menuju Phi Phi Don untuk makan siang. Phi phi Don ini adalah perkampungan muslim, banyak penduduk di pulau ini yang memakai jilbab. Makan siang buffet all you can eat tidak ada yang mengandung babi, makanlah sebanyak-banyaknya sebelum kamu merugi. :p Makanan di Thailand termasuk cukup enak dan cocok dengan lidah orang Indonesia, saya termasuk orang yang cukup rewel dengan makanan apabila berjalan-jalan ke luar negeri, tapi di Thailand, i ate anything. Everything tasted very good.

Setelah kenyang makan siang di Phi Phi Don, kapal kembali bergerak menuju Khai Island. Disini kami snorkeling, beaching dan berjalan-jalan menyusuri pulau. Pulaunya sangat kecil, dikelilingi pasir putih dan uhhm.. no coral. Hanya ikan-ikan kecyil sajaa.. hehehe..

stranded at Khai Island

Khai Island adalah destinasi terakhir kami. Setelah selesai kapal bergerak menuju pool tour and travel dan kami diantar kembali ke hotel tempat kami menginap. Sesampainya di hotel sekitar pukul 18.30 WIB. Setelah mandi dan membersihkan badan, we went to see Tiger Show. Hehehe..

Tips : Untuk berangkat ke Phi-phi Island, yang perlu dibawa adalah sunblock, baju ganti, camera, dan handuk. Tidak perlu membawa barang banyak-banyak. Makanan akan disediakan oleh pihak agency dan nanti kita akan sering sekali meninggalkan kapal, jadi bawa saja tas yang praktis.

about Tiger Show :

Tiger Show adalah pertunjukan hmm.. entah artistik entah dramatis, panggung kecil di tengah penonton dan beberapa penari setengah telanjang menari di atasnya. No camera please, peraturan ini sangat ketat, jangan berani-berani melanggar ya. Are we only watching striptease girl? Of course not. Kami hanya penasaran dengan 'debus' ala Thai yang sering diceritakan di blogpacker-blogpacker. Hehehe.. Yang dimaksud 'debus' ala Thai ini adalah atraksi perempuan Thailand di Tiger Show yang mempertunjukan kemampuan vaginanya mengeluarkan berbagai macam jenis macam barang. Mulai dari dua buah bola ping-pong (they also often called 'ping-pong girl'), burung hidup, ikan hidup, yes HIDUP. Haha.. jarum, membuka botol bir, dsb. Terus terang kami hanya bertahan sekitar 20 menit saja di show itu. Mulai dari yang awalnya terkejut, kagum, hingga akhirnya merasa tidak tega dan memutuskan untuk keluar saja. I just cant stand the fact any woman would ever do that job for money. Hehe..

Tips : Di Bangla Road, akan banyak sekali 'calo' sejenis preman Thailand yang menawarkan kamu untuk menonton Tiger Show. Biasanya yang mereka tawarkan adalah menyaksikan ping pong girl tanpa membayar entry charge. Cukup hanya memesan minuman saja. Tapi jangan tertipu ya, memang betul tidak akan dikenai entry charge, tapi harga minuman yang dipesan akan sangat mahal karena kamu sebenarnya harus membayar sejumlah uang kepada 'calo' yang membawa kamu ke club tersebut. Rata-rata Tiger Show digelar di sejumlah club yang tertutup, jadi memang turis banyak yang tidak tahu akses menuju kesana. Tapi kalau kamu kesana tanpa diantar calo, harga minuman yang ditawarkan tidak mahal, untuk satu botol bir Singha dihargai 150THB saja, sedangkan untuk tamu yang diantar calo, harga satu botol bir bisa melambung tinggi menjadi 500-600 THB. Lucky me, sebelum ke Tiger Show saya sempat mengobrol dengan Sean, orang Kanada pemilik Sea Blue Guesthouse. Sean said, once in a lifetime you gotta see Tiger show, but after that, im not sure you willing to see it again. Well he's totaly right! Haha.. Kami datang ke club Tiger Show diantar oleh Sean yang sudah bertahun-tahun tinggal di Phuket, sehingga kami tidak dikenai charge apapun, hanya membayar minuman yang kami pesan saja. :D

DAY 5
Hari ini adalah hari berbelanja oleh-oleh hehe.. besok pesawat kami take off pukul delapan pagi, jadi sebenarnya ini adalah hari terakhir kami bisa berjalan-jalan di Phuket. Pagi-pagi kami berangkat menuju Phuket Town. Disini barang-barang sedikit lebih murah dibandingkan dengan membeli oleh-oleh di Juncyelon Mall. Kami berangkat naik bus dari pinggiran pantai Patong. Cukup membayar 25 THB sekitar 30 menit kemudian kami sudah sampai di Phuket Town.

Ini dia bisnya. Tidak nampak seperti bis ya? :D

Puas berjalan-jalan di Phuket Town, kami melanjutkan perjalanan kami dengan tuk-tuk. Dengan membayar sebesar 400 THB kami menyewa tuk-tuk yang membawa kami berkeliling ke tiga tempat. Yang pertama adalah.. well i forgot the name, pokoknya ini adalah toko yang menjual kain-kain dan perhiasan khas Thailand. Setelah itu kami diantar ke Cashwew nut factory, pabrik kacang mete khas Thailand. Kacang metenya sangat bervariasi, mulai dari rasa coklat, pedas, wasabi, ikan, dll. Tester kacang disediakan, tapi hati-hati ya ada juga yang mengandung babi. :D
Terakhir, kami diantar ke salah satu pasar (sejenis alun-alun mungkin ya kalau di Bandung hehe) disini saya kalap luar biasa, barang-barang seperti tas, baju, sepatu ternyata sangat murah. Hohoho..

jalan-jalan naik tuktuk

Tips : Untuk berbelanja oleh-oleh kaus, paling murah membeli di Carefour yang ada di Jungceylon Mall. Kaus-kaus Thailand dibanderol seharga 70 THB saja. Di tempat lain rata-rata paling murah menjual minimal 100 THB.

DAY 6
Pesawat ke Indonesia di Phuket normally berangkat pukul 08.00 WIB , jadi jangan lupa memesan travel (van/taxi) yang mau menjemput jam 5 subuh di hotel. Kami menyewa van seharga 1200 THB untuk 8 orang, that would be 150 THB /person. Pukul 05.20 jemputan kami belum juga tiba, sampai deg-degan sekali karena takut ketinggalan pesawat. Perjalanan dari Patong ke bandara memakan waktu kira-kira 45 menit. Untungnya tepat pukul 05.30 jemputan kami tiba, si supir minta maaf dan mengaku salah dia terlambat bangun hihi.. ya sudahlah yang penting kami bisa segera berangkat ke bandara. Sampai di bandara sekitar pukul 06.30 dan kami langsung check in, setelah mendapat boarding pass kami menunggu di ruang tunggu bandara. Pukul 08.00 teng kami sudah dalam pesawat menuju Jakarta. Ah.. so long Phuket.. Ill see you in June next year. :D

Tips : Untuk makanan, kami menemukan food festival, sejenis pasar kaget kaki lima yang buka sore-sore hingga malam hari. Letaknya di depan Jungceylon Mall, di lapangan parkir Phuket Food Market. Makanan yang dijual disini sangat murah. Sejenis nasi dan telur dadar hanya 15 THB, ayam goreng 20-40 THB. Nasi di Thailand rasanya sangat enak, berbeda dari beras Indonesia. Nasinya panjang dan berkilau, jadi tak perlu pergi ke restoran mewah hanya untuk makan enak. Nasi -nasi yang dijual di pinggir jalan pun sudah cukup enak menurut saya. :D

salah satu sudut nite food festive di Phuket.

Budget description for 6 days in Phuket /person :

Primajasa BDG-CKG-BDG IDR 150.000,-
Airport Tax IDR 150.000,-
2 Nights at Aloha Residence Hotel IDR 255.000,-
3 Nights at Sea Blue Guesthouse IDR 135.000,-
Makan @ IDR 30.000,- x 12 = IDR 360.000,-
Transportasi total (tuk-tuk/taxi/motorcycle/bus) IDR 300.000,-
Phi Phi Tour IDR 300.000,-
Tiger Show (optional) IDR 45.000,-

BUDGET IN TOTAL = IDR 1.665.000,-

Have a great stay in Phuket. Happy holiday! :D

“The world is a book and those who do not travel read only one page.” – St. Augustine

Tuesday, November 16, 2010

seatherapy




The cure for anything is salt water - sweat, tears, or the sea.





Monday, November 15, 2010

Confession to make

I was born as a boyish girl. I played soccer, i went to karate practice, (although i didnt get the black belt), i dont do cat fight. I do punch. In fact, i punched someone. I hate high heels, i know those shoes could make me looks nicer, but i just cant stand the pain. It hurt too much. Had a couple of fights with the boys in school and those boys were just going home and crying to their mama. Silly. Im a fighter. I shift for my own self. Im totally not a clinging vine and pink is not my colour.

That's fact. But still, i got confession to make. I do love flower. Weird huh?

Even my exes never thought so and i would never told them either. That would be disgusting. Haha.. but yeah.. a girl still a girl. Ive never received any of it because they think I hate flowers. It was fine, i never complained, it has to be given because he feels like it, but I was hoping give at least one sometime, you know?

Few days before my birthday, one of my friend asked me if i wanted a birthday present, she'd like to give me something. I said i dont want anything right now, but i decided to let her know about the flower thingy. I said that i hope my boyfriend would consider it.

Well thats funny, cause on my birthday, my boyfriend gave me nothing, while she gave me a bouquet of flower! Haha!

Well i would like to let you all readers know, that my first flower was given by a girl and im totally happy with it!! :)

Thank you Pepito! Now one of my dream came true! *smooch